Penggunaan Gamat (Teripang, Sea Cucumber) sebagai antiseptik tradisional dan obat serbaguna untuk berbagai penyakit sudah dikenal sejak 500 tahun yang lalu pada masyarakat Pulau Langkawi, yaitu sebuah pulau kecil di Semenanjung Malaya (Malaysia). Biasanya, air Gamat diminumkan kepada wanita sehabis melahirkan untuk menghentikan pendarahan, dan mempercepat proses penyembuhan luka khitan pada anak laki-laki masyarakat Pulau Langkawi.
Pada waktu itu, air Gamat masih diolah secara tradisional sehingga memiliki kelemahan, seperti warna tidak menarik, dan berbau tidak sedap. Saat ini, pabrik kami telah menemukan teknologi tinggi pengolahan Gamat yang menghasilkan produk ekstrak Gamat / Teripang / Sea Cucumber (Gold-G Sea Cucumber Jelly) yang berkualitas, berwarna jernih dan tidak berbau, serta tidak mengurangi khasiat dan kandungan gizi yang terkandung di dalamnya.
JAKARTA–Sebagai negara kepulauan,
Indonesia diberikan anugerah ragam hayati biota laut yang luar biasa.
Salah satunya, pemanfaatan teripang sebagai medium kesehatan.
Teripang merupakan hewan invertebrata,
dikenal timun laut (Holothuroidea) yang dapat dimakan. Ia tersebar luas
di lingkungan laut diseluruh dunia, mulai dari zona pasang surut sampai
laut dalam terutama di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Barat.
Beberapa spesies teripang yang mempunyai
nilai ekonomis penting diantaranya: teripang putih (Holothuria scabra),
teripang koro (Microthele nobelis), teripang pandan (Theenota ananas),
teripang dongnga (Stichopu ssp) dan beberapa jenis teripang lainnya
Konon, pemanfaatan Teripang atau bernama
Gamat (Sea Cucumber) sudah dikenal ratusan tahun lalu sebagai
antiseptik tradisional dan obat serbaguna untuk berbagai penyakit pada
masyarakat Madura dan Bugis bahkan pulau Langkawi, Malaysia.
Tak hanya itu, air yang berada pada
teripang, bila diminumkan kepada wanita sehabis melahirkan dipercaya
daat menghentikan pendarahan. Air itu bisa mempercepat proses
penyembuhan luka khitan pada anak laki-laki masyarakat Pulau Langkawi.
Berbagai penelitian yang dilakukan
mencatat, teripang memiliki kandungan protein tinggi mencapai 82%.
Ditambah asam lemak essensial, teripang mujarab memperkuat sel hati
untuk mengeluarkan antibiotik. Sehingga, teripang dapat disebut pula
imunomodulator.
Penelitian lain di China melaporkan,
secara medis tubuh dan kulit teripang jenis teripangan Dongnga
(Stichopus japonicas) berkhasiat menyembuhkan penyakit ginjal, penyakit
jantung, alergi, paru-paru basah, anemia, anti-imflamasi, dan mencegah
arteriosklerosis serta penuaan jaringan tubuh (antiageing).
Hebatnya lagi, ekstrak murni teripang
mempunyai kecenderungan menghasilkan holotoksin yang efeknya sama dengan
antimicyn dengan kadar 6,25-25 mikrogram/milliliter. Teripang
mengandung pula asam lemak tidak jenuh jenis omega 3 yang penting untuk
kesehatan jantung. Universitas Los Banos Filipina dalam penelitiannya
mengungkap, teripang dapat menjadi agen antitumor dan sebagai obat HIV.
Selain itu terdapat pula senyawa yang
paling berpengaruh, senyawa itu bernama lektin. Senyawa ini bersifat
mitogenik atau dapat berkembang cepat dan antimikroba.
Lektin dalam dunia medis diyakini
efektif melawan kanker otot saat percobaan pada tikus dan kanker
paru-paru manusia dengan dosis masing-masing 5 dan 50 mikrogram. Lektin
juga berefek positif bagi terapi HIV sebab mampu mengurung sel jahat.
Dengan ragam kaya manfaat, teripang
lantas menjadi komoditas kesehatan utama. Banyak terdapat produk-produk
olahan yang berbahan dasar teripang. Sehingga tak perlu repot mengolah
teripang secara tradisional. Harga yang terjangkau menjadikan olahan
teripang menjadi alternatif bagi yang mengidamkan tubuh sehat.
Tapi sayang, keberadaan teripang di
Indonesia terancam. Populasi hewan lunak ini konon menurun drastis.
Selain akibat konsumsi berlebih, habitat asli teripang rusak parah
karena ulah manusia. cr2/berbagaisumber/itz
Khasiat-khasiat Ekstrak teripang mampu menyembuhkan penyakit seperti :
Stroke, Jantung Koroner, Kencing Manis & Luka Gangren, Kanker (Tumor),Gagal Ginjal
Chirosis Hepatis, Asam Urat, Rhematik, Wasir, Esteoporosis (Pengeroposan Tulang), Alergi Saluran Pernafasan (Bersin, Filek, Sinusitis, Asma), Alergi Kulit (Aksim, Darah Tinggi, Darah Rendah, Kolesterol, Penyempitan Pembuluh Darah, Penurunan Fungsi Liver, Rambut Rontok, Pembesaran Prostat
Chirosis Hepatis, Asam Urat, Rhematik, Wasir, Esteoporosis (Pengeroposan Tulang), Alergi Saluran Pernafasan (Bersin, Filek, Sinusitis, Asma), Alergi Kulit (Aksim, Darah Tinggi, Darah Rendah, Kolesterol, Penyempitan Pembuluh Darah, Penurunan Fungsi Liver, Rambut Rontok, Pembesaran Prostat
Kandungan utama Teripang
Protein 86,8 %, 80% kolagen,
Mucopolysacarida, Condroitin Sulfat dan Glukosamin (GAGs), Omega 3, 6
dan 9, Mineral, Bio Active Element dan Asam Amino.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar