Benarkah Sumsum Tulang, Tempat Bersembunyi Virus HIV AIDS ? simak penjelasan di bawah in.
Michigan, Virus penyebab AIDS ternyata bisa bersembunyi di sumsum tulang. Virus ganas ini bersembunyi untuk menghindari obat-obatan dan kemudian muncul lagi yang membuat penderita AIDS tidak pernah sembuh.
Michigan, Virus penyebab AIDS ternyata bisa bersembunyi di sumsum tulang. Virus ganas ini bersembunyi untuk menghindari obat-obatan dan kemudian muncul lagi yang membuat penderita AIDS tidak pernah sembuh.

Penemuan ini diharapkan bisa memberikan langkah baru untuk pengobatan
AIDS yang lebih baik di masa depan. Dr. Kathleen Collins dari University
of Michigan dan koleganya telah melaporkan penemuan ini dalam jurnal
Nature Medicine.
Hasil penemuan menunjukkan virus HIV dapat tinggal lebih lama di sel-sel
sumsum tulang yang pada akhirnya berubah menjadi sel-sel darah.
Ketika berada di sumsum tulang, virus ini menjadi tidak aktif. Namun
ketika moyang dari sel-sel itu berkembang dalam sel darah maka dapat
aktif lagi dan menyebabkan infeksi baru. Virus ini membunuh sel-sel
darah baru dan kemudian berpindah dan menginfeksi sel-sel lain.
"Jika kita akan menemukan cara untuk menyingkirkan sel-sel ini maka
langkah pertama adalah memahami yang mana bahaya infeksi yang
tersembunyi yang dapat terus berlanjut," ujar Dr Collins seperti
dilansir dari biosciencetechnology, Selasa (9/3/2010).
Dalam beberapa tahun terakhir, obat-obatan memang telah berhasil
mengurangi banyak angka kematian AIDS. Namun pasien harus tetap memakai
obat-obatan itu seumur hidup atau jika tidak infeksi akan datang
kembali.
"Kondisi ini mengindikasikan bahwa ketika obat-obatan melawan virus
aktif beberapa virus lalu bersembunyi dan tetap menyala begitu terapi
dihentikan," katanya.
Satu sel yang bersembunyi ditemukan dalam sel-sel darah yang disebut
macrophages. Sementara yang lainnya ditemukan pada memori sel T dan
penelitian ini dilakukan dengan memulai serangan ke sana.
Tetapi peneliti masih belum bisa menjelaskan semua virus HIV yang masih
beredar. Menurut Dr Collins ada lebih banyak lokasi untuk memeriksa dan
mempelajari sel darah nenek moyang virus tersebut.
Menemukan sumber infeksi ini sangat penting karena jika dapat
menghilangkan virus-virus tersebut maka pasien AIDS bisa berhenti minum
obat dan mereka tidak lagi terinfeksi. Hal ini juga sangat penting bagi
negara-negara yang kesulitan dalam perawatan pasien AIDS.
"Saya tidak tahu berapa banyak orang sadar, meski obat-obatan telah
mengurangi angka kematian tapi kita masih memiliki jalan panjang untuk
menemukan cara lain. Jika tidak penderita AIDS harus bergantung pada
obat-obata seumur hidupnya," katanya.
Penelitian ini didanai oleh National Institutes of Health, Burroughs
Wellcome Foundation, University of Michigan, Rackham Predoctoral
Fellowship, National Science Foundation dan a Bernard Maas Fellowship
Tidak ada komentar:
Posting Komentar